Tampilkan postingan dengan label guntur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guntur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Februari 2007

Selamat Jalan Guntur




Kamerawan SCTV, Mochammad Guntur Syaifullah yang sempat hilang 3 hari bersama tenggelamnya Kapal Levina satu, hari Minggu lalu, akhirnya jasadnya Selasa sore ditemukan. Nelayan Muara Gembong Bekasi menemukan jasadnya 300 meter dari laut Sari. Sebelumnya, 2 jasad petugas puslabfor polri yang juga hilang sudah ditemukan terlebih dulu.


Saya tak terlalu mengenal secara pribadi Guntur. Tapi dari beberapa kali bertemu di lapangan kesan saya dia adalah teman sejawat yang menyenangkan, baik dan bertanggung jawab pada profesinya. Gaya hidupnya juga begitu bersahaja.

Kesaksian Gusti, kamerawan Indosiar yang sempat bersama-sama almarhum menjelang kapal Levina tenggelam menguatkan kesan itu. Gusti sempat mengajak Guntur lompat ke laut dan melepaskan kameranya. Tapi hingga Gusti melompat, Guntur tak juga melepaskan kameranya. Nahas dan tragis! Mungkin.


Tapi saya sangat paham mengapa ia melakukan hal demikian. Bagi kamerawan, kamera adalah segalanya. Nyawanya sebagian dititipkan di benda 'ajaib' yang bisa 'menyihir' pemirsa itu. Bahkan dari perbincangan dengan kawan-2 senior, kamera bak istri keduanya, sehingga ia tak rela berbagi dengan orang lain. Apalagi mungkin ia merasa mendapatkan momen yang langka, yang tidak semua rekan seprofesinya dapat.


Selamat jalan kawan, selamat menikmati keabadian di 'sana'. Maafkan kami tak bisa berbuat lebih untuk menyelamatkanmu. Tuhan lebih sayang dirimu.. Sejuta simpati buat istri dan 3 anak Guntur. Tabah dan tetap berdo'a.


*foto diambil dari sini.