Tampilkan postingan dengan label jalanrusak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalanrusak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Maret 2008

Jalan Rusak, Kemana Pajak Kami?

Selepas Isya di jalan hankam raya, sebelum PLN dari arah pondok gede Jakarta Timur.

Belasan kendaraan berjalan sangat pelan menembus malam. Berjalan dengan kendaraan apapun disini harus ekstra hati-hati. Jalanan yang berlubang tiba-tiba berubah menjadi sungai kecil saat hujan. Dan itu bisa berarti neraka. Jika tak kenal medan, salah-salah mobil terperosok atau motor terjungkal. 

Ini bukan isapan jempol tapi fakta! Sepenggal jalan di kawasan ini kondisinya sudah sangat parah. Lubang di jalan beragam bentuknya. Mulai dari yang lebarnya dalam centi meter sampai meter persegi. Setahu saya, sejak tinggal di kranggan lebih dari 7 tahun silam, hanya beberapa bulan jalan ini mulus. Sisanya kami harus berjibaku untuk melewati jalanan ini.

Mungkin ada yang bertanya, kenapa gak lapor? Bosan rasanya melapor ke aparat terkait. Bahkan kalau tak salah, warga di bagian jalan lainnya sempat menanam pohon, sebagai protes karena jalanan rusak dan tak pernah diperbaiki.

Kemana larinya pajak yang kami bayar selama ini? Harusnya pajak itu mewujud dengan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya.

Jangan paksa saya berenang di kubangan air tengah jalan, hanya agar jalan diperbaiki.

*curhat gak penting, emangnya pemda punya account MP?

Jalan Rusak, Kemana Pajak Kami?

Selepas Isya di jalan hankam raya, sebelum PLN dari arah pondok gede Jakarta Timur.

Belasan kendaraan berjalan sangat pelan menembus malam. Berjalan dengan kendaraan apapun disini harus ekstra hati-hati. Jalanan yang berlubang tiba-tiba berubah menjadi sungai kecil saat hujan. Dan itu bisa berarti neraka. Jika tak kenal medan, salah-salah mobil terperosok atau motor terjungkal. 

Ini bukan isapan jempol tapi fakta! Sepenggal jalan di kawasan ini kondisinya sudah sangat parah. Lubang di jalan beragam bentuknya. Mulai dari yang lebarnya dalam centi meter sampai meter persegi. Setahu saya, sejak tinggal di kranggan lebih dari 7 tahun silam, hanya beberapa bulan jalan ini mulus. Sisanya kami harus berjibaku untuk melewati jalanan ini.

Mungkin ada yang bertanya, kenapa gak lapor? Bosan rasanya melapor ke aparat terkait. Bahkan kalau tak salah, warga di bagian jalan lainnya sempat menanam pohon, sebagai protes karena jalanan rusak dan tak pernah diperbaiki.

Kemana larinya pajak yang kami bayar selama ini? Harusnya pajak itu mewujud dengan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya.

Jangan paksa saya berenang di kubangan air tengah jalan, hanya agar jalan diperbaiki.

*curhat gak penting, emangnya pemda punya account MP?

Jalan Rusak, Kemana Pajak Kami?

Selepas Isya di jalan hankam raya, sebelum PLN dari arah pondok gede Jakarta Timur.

Belasan kendaraan berjalan sangat pelan menembus malam. Berjalan dengan kendaraan apapun disini harus ekstra hati-hati. Jalanan yang berlubang tiba-tiba berubah menjadi sungai kecil saat hujan. Dan itu bisa berarti neraka. Jika tak kenal medan, salah-salah mobil terperosok atau motor terjungkal. 

Ini bukan isapan jempol tapi fakta! Sepenggal jalan di kawasan ini kondisinya sudah sangat parah. Lubang di jalan beragam bentuknya. Mulai dari yang lebarnya dalam centi meter sampai meter persegi. Setahu saya, sejak tinggal di kranggan lebih dari 7 tahun silam, hanya beberapa bulan jalan ini mulus. Sisanya kami harus berjibaku untuk melewati jalanan ini.

Mungkin ada yang bertanya, kenapa gak lapor? Bosan rasanya melapor ke aparat terkait. Bahkan kalau tak salah, warga di bagian jalan lainnya sempat menanam pohon, sebagai protes karena jalanan rusak dan tak pernah diperbaiki.

Kemana larinya pajak yang kami bayar selama ini? Harusnya pajak itu mewujud dengan perbaikan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya.

Jangan paksa saya berenang di kubangan air tengah jalan, hanya agar jalan diperbaiki.

*curhat gak penting, emangnya pemda punya account MP?